Wing Chun, Alat Pertahanan Diri dari banyaknya Kejahatan di Jatinangor
Menurut wingchunconcept.com, Wing chun adalah bela diri yang sudah dikembangkan sejak 300 tahun lalu di Cina, menurutnya hal tersebut sudah disetujui oleh para sejarawan. Sebelumnya, bagi penikmat film Ip Man mungkin bela diri ini bukan menjadi hal yang asing lagi. Untuk di Unpad sendiri komunitas Wing Chun ini baru dimulai pada tahun lalu yaitu 2016. Berbeda dengan kampus-kampus lain seperti UI, ITB, dan Undip yang sudah memulai komunitasnya lebih dahulu.
Hal ini juga mungkin dipengaruhi oleh sedikitnya mahasiswa Unpad yang tahu akan hal tersebut. Dari survei yang saya lakukan terhadap 51 koresponden secara acak dari berbagai fakultas, hanya 25,5% yang tahu akan bela diri Wing Chun ini, sisanya 74,5% tidak tahu. Bahkan Komunitas Wing Chun Unpad ini, hanya 11,8% koresponden yang mengetahui Komunitas Wing Chun Unpad ini.
Berbicara tentang latar belakang dibuatnya Komunitas Wing Chun Unpad, Rizky, ketua sekaligus pendiri Komunitas Wing Chun Unpad ini mengatakan bahwa ia ingin menjaring mahasiswa yang ingin tahu bela diri asal Cina.“Latar belakang komunitas ini karena saya tinggal di Bogor dan saya ikut komunitas disana, selagi disini belum ada yang membuat komunitas ini disini (Unpad), sekalian buat ngejaring anak-anak yang penasaran dan ingin tahu bela diri asal Cina, jadi karena alasan itu saya membuat wing chun”, tuturnya.
Ia sendiri menyatakan bahwa ia berminat terhadap bela diri Cina sejak dahulu, tetapi karena ia sulit untuk menemukan perguruan yang mengajarkan bela diri Cina menjadi faktor utama ia terlambat dalam membuat komunitas ini.
Menurut Rizky, Wing Chun adalah bela diri yang mempunyai beberapa aliran yang menjadi identitas dari Wing Chun itu sendiri. “Wingchun sendiri bila berbeda perguruan bisa berbeda pula apa alirannya. Karena bela diri cukup fleksibel dan dapat berkembang. Bila mengambil contoh, dengan komunitas Wing Chun yang berada di Bandung, yaitu Naga Putih, ini cukup berbeda, karena Komunitas Wing Chun Unpad aliran Ip Man sedangkan aliran Naga putih adalah traidisional”, tuturnya.
Pertahanan diri dari kejahatan
Bela diri ini menurut Rizky lebih mudah digunakan ketika digunakan pada situasi yang mendesak seperti saat bertemu kejahatan, khususnya di Jatinangor sendiri yang kejahatan cukup banyak terjadi.“Karena saya sendiri belajar itu, lalu karena film Ip Man itu sendiri bela diri ini menjadi terkenal dimana-mana dan karena Jatinangor yang banyak sekali kejahatan menjadi latar belakang kami membuat komunitas ini. Bela diri ini menjadi bela diri yang cukup mudah untuk dipakai di situasi seperti itu, karena yang diajarkannya praktis. Jadi tidak banyak gerakan aneh, jadi ketika sudah belajar dan tahu aplikasinya, hal ini (Wing Chun) bisa langsung dipakai”, tuturnya.
Dari situs wingchunconcept.com sendiri menyebutkan bahwa bela diri ini adalah bela diri yang mengutamakan pertahanan diri yang menyerang dan bergulat karena bela diri ini khusus untuk pertarungan dekat.
Akan tetapi, menurutnya anggota komunitas ini sedang sedikit yang ikut dalam latihan. Ia sendiri berpendapat bahwa latihan bela diri adalah latihan yang membosankan, karena latihannya tidak banyak gerakan lain, kebanyakan gerakannya diulang terus menerus hingga seorang tersebut gerakannya benar-benar bisa dikuasai. Jadi tidak menjadi hal yang membingungkan ketika jumlah yang sedikit seringkali terjadi dalam latihan.
“Selama ini baru ada 15 orang yang ikut komunitas ini, dari segi latihan juga lagi banyak yang tidak dating latihan, hal ini karena latihan bela diri seperti ini emang ngebosenin. Kalau misalnya lagi ramai ya ramai kalo lagi sepi ya sepi”, tutur Rizky.
Kedepannya Rizky sendiri ingin membuat komunitas ini menjadi lebih besar bahkan kalau bisa Ia ingin komunitas ini menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Lalu, ia juga berharap semakin banyak orang yang bergabung dengan komunitas ini. Dengan banyaknya orang yang bergabung dalam komunitas ini ia juga berharap dapat memenuhi banyak alat pembantu untuk latihan, dikarenakan alat-alat tersebut cukup mahal.
Comments